WONOSALAM, JOMBANG – Suasana penuh kehangatan dan rasa haru menyelimuti wilayah Kecamatan Wonosalam pada periode Juni hingga awal Juli 2026. Pemerintah Kecamatan Wonosalam kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan sosial melalui program inovasi unggulan WELAS (Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas).
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Desa Carangwulung. Program yang digagas bersama-sama dengan para ASN, Pemerintah Desa, Polsek, Koramil dan KKKS sebagai wujud nyata kepedulian sosial ini menyasar para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang membutuhkan uluran tangan serta perhatian khusus, baik berupa alat bantu fisik, perlengkapan penunjang kehidupan sehari-hari, hingga layanan pemeliharaan kesehatan langsung di tempat.
Bantuan Tepat Sasaran Berdasarkan Kebutuhan
Dalam kegiatan tersebut, tim bergerak menyisir beberapa lokasi untuk menyerahkan bantuan yang telah disesuaikan secara spesifik dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat:
1. Ibu Narti (Dusun Gondang): Seorang lansia yang tengah berjuang melawan penyakit stroke hingga mengalami keterbatasan ruang gerak (tidak bisa berjalan). Untuk menunjang aktivitas dan kenyamanannya, diserahkan bantuan berupa kursi roda baru, kasur ukuran 120x200 lengkap dengan sprei, serta paket sembako untuk kebutuhan pokok.
2. Ibu Karsiti (Dusun Gondang): Warga yang mengalami keterbatasan penglihatan (tuna netra), menerima bantuan berupa kursi roda guna membantu mobilitas sehari-hari.
3. Ibu Endang (Dusun Carangwulung): Seorang lansia yang juga tidak bisa berjalan, kini mendapatkan bantuan kursi roda untuk mempermudah keluarganya dalam merawat dan mengajaknya beraktivitas.

4. Ibu Samiyem (Dusun Carangwulung): Lansia yang membutuhkan alat penopang tubuh, mendapatkan 2 buah tongkat kaki 3, kasur ukuran 100x200, sprei, serta 2 buah bantal baru.
5. Bapak Miskan (Dukuh Gentaru): Lansia yang mendapatkan perhatian serupa berupa tongkat kaki 3, kasur ukuran 100x200, beserta sprei demi meningkatkan kualitas tidur dan kesehatannya.

Tangis Haru dan Senyum Bahagia yang Menggetarkan Hati
Kehadiran jajaran pemerintahan bersama tim WELAS tidak hanya membawa barang bantuan, melainkan juga secercah harapan dan kebahagiaan psikologis yang mendalam bagi para warga Penerima.
Isak tangis haru tak terbendung dari mata Ibu Karsiti saat tangannya menyentuh kursi roda bantuan yang diterimanya. Ia mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapatkan perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kecamatan melalui program WELAS ini.
Pemandangan kontras yang menyejukkan hati terlihat di kediaman penerima lainnya. Senyum bahagia yang begitu tulus terpancar jelas dari wajah Ibu Samiyem dan Mbah Min. Guratan lelah di wajah-wajah senja mereka seolah sirna berganti binar sukacita saat menyambut kedatangan petugas yang dengan penuh telaten menyerahkan serta memasangkan perlengkapan tidur yang baru.

Apresiasi dari Pemerintah Desa Carangwulung
Pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Desa Carangwulung ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa setempat. Ma'arif, selaku Kepala Desa Carangwulung, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kecamatan.
"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Tim WELAS yang sudah turun langsung dan memberikan bantuan yang sangat berarti ini kepada warga kami. Bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar mereka yang membutuhkan. Semoga program WELAS ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan dan membawa manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, khususnya para lansia dan disabilitas," ujar Ma'arif dengan penuh harap.
Sinergi dan Komitmen Pelayanan Kesehatan Terpadu
Guna memastikan kondisi fisik para penerima manfaat terpantau dengan baik, Pemerintah Kecamatan Wonosalam bersinergi penuh dengan tim medis setempat. Tidak sekadar mengantar bantuan fisik, layanan pemeliharaan kesehatan langsung juga menjadi pilar penting dalam gerakan ini.

Dokter Ivan Ubaidillah, selaku Kepala Puskesmas Wonosalam, menegaskan komitmen pihaknya yang selalu siap mengawal jalannya aksi kemanusiaan door-to-door ini.
"Kami dari Puskesmas Wonosalam selalu ikut bersama-sama, karena memang program WELAS ini juga memberikan layanan kesehatan secara langsung. Puskesmas Wonosalam ditunjuk sebagai Tim Kesehatan," tegas dr. Ivan di sela-sela pemeriksaan kesehatan warga.
Melalui kehadiran tim medis, para penerima manfaat langsung mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan umum, serta pemberian vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan. Sinergi yang apik antara pemenuhan fasilitas fisik, bantuan logistik, dan layanan kesehatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup para lansia dan penyandang disabilitas di kawasan lereng pegunungan Wonosalam. Program WELAS terbukti bukan sekadar pemenuhan tugas administratif, melainkan sebuah gerakan ketukan hati yang membawa empati nyata ke setiap pintu rumah warga. (shofu.red)