Mahasiswa KKN SDGs Berdampak Kelompok 40 UPN "Veteran" Jawa Timur sukses menggelar Workshop pemberdayaan "LinkUp UMKM" bagi masyarakat dan pelaku usaha Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam pada hari Selasa (21/07/2026). Mengusung tema "Membangun Identitas Digital UMKM melalui Optimalisasi Linktree", kegiatan yang berlangsung di Balai Dusun Mendiro ini dirancang khusus untuk mendongkrak literasi digital serta daya saing usaha lokal di era modern.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dusun Mendiro, Ketua Karang Taruna Dusun Mendiro dan Perwakilan dari Kecamatan Wonosalam, peserta sebanyak 25 warga dan pelaku UMKM lokal yang antusias mengikuti jalannya acara. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Dusun Mendiro, Bapak Imam Khoiril, yang menyambut baik inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 40 terhadap perkembangan ekonomi warga lokal. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keberlanjutan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini.
"Saya berharap ada output yang nyata dari kegiatan ini, jadi bukan hanya sekadar workshop," tegas Bapak Imam Khoiril saat memberikan sambutan di hadapan para warga dan pelaku usaha.
Dalam workshop tersebut, mahasiswa KKN memaparkan mengenai pentingnya digitalisasi bagi UMKM. Disampaikan bahwa di era yang serba cepat dan berbasis teknologi, pelaku usaha tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode pemasaran tradisional. Digitalisasi menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta membangun sistem bisnis yang lebih terstruktur dan profesional.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang peran media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif dan terjangkau. Media sosial dinilai mampu membantu UMKM meningkatkan visibilitas produk, menjangkau konsumen lebih luas, serta membangun kepercayaan melalui interaksi langsung dan testimoni pelanggan.
Sebagai solusi atas banyaknya platform digital yang digunakan, mahasiswa memperkenalkan Linktree sebagai alat untuk mengintegrasikan berbagai informasi usaha (seperti media sosial, katalog produk, marketplace, hingga kontak pemesanan) dalam satu tautan yang praktis dan mudah diakses pelanggan.

Tak sebatas pemaparan teori, mahasiswa KKN juga menggelar sesi pendampingan praktik secara langsung menggunakan aplikasi Canva. Pelatihan ini difokuskan pada pembuatan menu digital agar para pelaku UMKM tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga mampu membuat serta mengedit desain media promosi sesuai kebutuhan usaha mereka secara mandiri.
Salah satu peserta yang mendapatkan pendampingan intensif adalah Ibu Nengsi, pemilik UMKM Madu Alami. Dalam sesi pelatihan, mahasiswa membimbing beliau memanfaatkan berbagai fitur Canva, seperti pemilihan jenis huruf (font), pengaturan tata letak teks, penataan foto produk, hingga pemilihan kombinasi warna agar tampilan katalog produknya terlihat makin menarik dan profesional.

Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan apresiasi atas penyampaian materi yang jelas, komunikatif, dan mudah dipahami. Bapak Imam Khoiril menilai seluruh rangkaian acara telah terlaksana dengan baik dan bermanfaat. Beliau berharap program ini tidak berhenti pada sosialisasi semata, melainkan dilanjutkan dengan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM hingga mampu menunjukkan perkembangan yang konkret dan memberikan dampak yang berkelanjutan.
Melalui Workshop Pemberdayaan "LinkUp UMKM", mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital dan kapasitas pelaku UMKM di Dusun Mendiro. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha yang lebih efektif dan berkelanjutan. Diharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan daya saing dan peluang usaha UMKM Desa Panglungan. (Tim Publikasi KKN Kelompok 40 & Kecamatan Wonosalam)