WONOSALAM – Semangat kemanusiaan kembali bergulir di wilayah Kecamatan Wonosalam. Melalui inovasi WELAS (Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas), tim gabungan lintas sektor menyambangi Desa Sumberjo pada Selasa (7/4/2026) untuk menyalurkan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi tertata antara Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Forkopimcam, Para ASN hingga Puskesmas Wonosalam. Tim WELAS menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya terpaku pada urusan administrasi kependudukan semata. Selama warga tersebut telah lama menetap di Wonosalam dan dalam kondisi sangat membutuhkan, tim akan bergerak mulai dari proses survei hingga realisasi bantuan guna memastikan seluruh bantuan tepat sasaran.

Hadir secara langsung dalam giat tersebut, Forkopimcam Wonosalam, tim kesehatan dari Puskesmas Wonosalam, Kepala Desa Sumberjo beserta perangkat, perwakilan K3S, serta segenap Tim WELAS.

Bantuan Personal Sesuai Kebutuhan

Pada putaran kali ini, Program WELAS menyasar lima orang penerima manfaat dengan jenis bantuan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing:

Ibu Kasmi: Mendapatkan tongkat kaki tiga, beras premium 10kg, dan paket sembako.

Ibu Girah: Mendapatkan kasur anti air, selimut, beras premium 10kg, dan paket sembako.

Ibu Marsiti: Mendapatkan kursi roda dan beras premium 10kg.

Bapak Sutajis: Mendapatkan kursi roda dan beras premium 10kg.

Ibu Nafsiyah: Mendapatkan tongkat kaki tiga, beras premium 10kg, dan paket sembako.

Tak hanya bantuan fisik, para penerima manfaat juga mendapatkan layanan medis door-to-door. Petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan di kediaman masing-masing untuk memastikan penanganan medis yang tepat bagi para lansia dan penyandang disabilitas tersebut.

Harapan dan Apresiasi

Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah para penerima, salah satunya Bapak Sutajis yang menerima bantuan kursi roda. "Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bu Kepala Desa, Bapak Camat Wonosalam, dan seluruh Tim WELAS dengan adanya bantuan alat ini," ungkapnya dengan nada gembira.

Kepala Desa Sumberjo, Ismiatun, berharap bantuan ini dapat meringankan beban warganya. “Semoga apa yang diberikan bermanfaat bagi para lansia dan disabilitas dalam menjalani kehidupan. Memang belum semuanya ter-cover, namun secara bertahap akan kami usahakan agar semua yang membutuhkan bisa mendapat bantuan ini,” jelasnya.

Semangat Kebersamaan dan Donasi

Camat Wonosalam, Yudha Asmara, menjelaskan bahwa WELAS merupakan gerakan yang mengandalkan semangat gotong royong. Sumber dana bantuan berasal dari iuran sukarela para donatur, ASN, K3S, TNI, Polri, serta masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi.

“Bahasa WELAS adalah singkatan dari Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas. Kegiatannya fokus memberikan bantuan pada sesama yang murni mengandalkan semangat kebersamaan. Hingga hari ini, program sudah berjalan sebanyak empat putaran,” ujar sosok yang akrab disapa Mas Yudha tersebut.

Beliau juga menambahkan bahwa jenis bantuan selalu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. “Ada yang butuh kursi roda, tongkat, hingga kasur. Selebihnya kami juga berikan sembako untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (shofu.red)